Zuhdi Family Pamulang
Z u h d i ~ f a m i l y

November 19, 2009

She Finally Can Walk and Kick The Ball in The Same Time

video

Labels:

|


October 27, 2009

First Time Piano Concert

Hari Minggu lalu tagl 25 Oktober, Izza untuk pertama kalinya mengikuti konser main piano di Pamulang Square. Kita diminta untuk datang jam 9.30 pagi untuk daftar ulang konser gelombang satu. Setelah itu Izza dapat nomer 17 dan diberi kaus Petrof.

Peserta gelombang satu kira-kira ada 40 orang, yang akan memainkan alat musik piano, organ, drum, biola dan juga vokal alias nyanyi. Selain peserta nya yang lumayan banyak, supporternya juga .. apalagi Izza, bukan cuma sekluarga komplit, tapi juga Jidah, tante iis, om condro, om papat, nabila, kayla, malva, dan achdan .. seru gak tuh .. coba supporternya diseragamin, wah bisa heboh deh pamulang square.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Konser dimulai jam 11, peserta yang sudah hampir mendapat giliran akan dipisahkan dan duduk di tempat khusus, supaya gak repot nguber-ngubernya. Ada anak cowok yang pinter sekali main pianonya. Kalo pemain organ biasanya memainkan lagu-lagu pop yang sedang naik daun.

Kebetulan, nomer urut 18, adalah sasa ato cha cha yang seumuran dengan Izza dan dulu tinggal di vila dago, dan anak dari kak Linda temen mama and papa, jadi Izza sudah kenal, jadi bisa ngobrol ngobrol sebelum menunggu giliran.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Tibalah giliran Izza, dia mendapat kesempatan memainkan lagu Aura Lee dan Little Grass Hopper. Lagu pertama cukup mulus, sayang lagu ke dua agak tersendat sendat. Kata Izza, dia merasa deg dega an sekali. But overall very good. We're proud of you Izza !!

Sesudah giliran Izza kemudian Cha cha yang menyanyikan lagu ayam hitam telurnya putih (apa ya judulnya). Suaranya Cha cha juga mantap. Setelah itu, karena sudah jam 12 kurang sepuluh, kita menuju ke Tutug Oncom - our favourite - untuk lunch bersama -sama. Mostly menu yang dipilih adalah nasi bakar dan empal gepuknya .. syedaaaappp ..

Karena diakhir sesi pertama akan ada foto bersama, jadi nanti Izza harus balik lagi, harus sih enggak ya. Tapi kita kepengen juga ada foto kenang-kenang bersama teman sesama peserta gelombang satu. So, kita minta tolong sama Mbak Kiki dari Petrof untuk memberi tahu kalau sesi foto sudah dekat.

Setelah acara makan selesai, mama dan Izza cepet cepet kembali ke Pamulang Square untuk mengejar sesi foto bersama. Yang lain masih tinggal dulu di Tutug, dan kita kesana naik angkot (jaraknya cukup dekat). Pas banget. Sampai di Pamulang Square, sudah tinggal 3 peserta lagi. Sempat kita mendangar pemain drum perempuan remaja yang super cool, main lagu 'Dengarkan Curhatku'. Duh jadi inget dulu mama juga kepengen banget bisa maen drum. Sayang gak kesampaian. Beruntunglag gadis itu bisa menyalurkan apa yang dia inginkan, karena sepertinya dia betul betul menikmati dentuman drum.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Masuklah sesi pemotretan yang ditungu tunggu padahal ya cuma cepet aja he..he.. ternyata cha cha juga masih setia menunggu disana. Ternyata bukan cuma kita yang merasa foto bersama ini akan jadi kenang-kenangan yang indah untuk Izza dan Cha-cha. Setelah itu, kita kembali ke rumah dengan angkot, dan disambut di gerbang vila dago oleh papa, kayla dan nabila dalam mobil. Alhamdulillah .. hari ini berjalan dengan baik.

Sesampainya di rumah, sudah tersedia es sirup hm enak banget setelah panas panas tadi di luar. Terus kita mencoba untuk chatting dengan mbak Endang dan keluarga yang sekarang tinggal di London. Berhubung ini baru pertama kali mencoba, chatting video conference nya belum lancar. Masih sering putus putus dan gambar kita gak muncul disana. We try again next time ya Rai dan Abi. We miss you ..

Labels:

|


October 18, 2009

Eyang Kakung & Eyang Putri's 40th Wedding Anniversary

Bisa mencapai usia pernikahan sampai ke 40 tahun bahkan lebih adalah dambaan bagi setiap pasangan suami istri. Sebuah angka yang sangat panjang bagi usia seseorang apalai untuk usia pernikahan. Sudah banyak cerita, baik gembira maupun sedih. Tapi over all, panjangnya usia merupakan panjangnya perjuangan untuk menegakkan kebersamaan dalam suatu ikatan.

Ide untuk memperingati hari ulang tahun pernikahan ke 40 ini datang dari tante Rati. Kita udah kasak kusuk, mau ngapain nih, bahkan jauh sebelum keberangkatan mbak Endang. Tadinya mau nginep dimana gitu bareng-bareng. Tapi gak jadi .. karena cukup ribet. Ya udah, surprise syukuran jadi pilihan yang terbaik

Tanggal 11 Oktober kebetulan juga hari Minggu, so it will be perfect. Tante ngundang ngundang Pakde Om dan Tante untuk datang. Wawan dan aku tentu jadi panitia kasak kusuk. Aku mau pesen tumpeng, wawan bawa bakso, and the rest is tante Rati dan tante Ita .. Everything sounds perfect, until day-0.

Ceritanya, yang akan datang datang duluan adalah aku, karena mau ngembaliin mobil avanza yang selama libur lebaran ditaro ditempatku. Jadi kan gak ketahuan kalo mau dateng untuk perayaan. Tumpeng tidak akan diurunkan dulu, sambil nunggu rombongan tante Rati dan Oak De datang ... serta Wawan ee lha dalah ..

Waktu kita berangkat hari itu, aku bawa mobil kijang perpus beserta pernak pernik bayi dan tumpeng juga Izza dan Raisa, sementara mz ambil avanza yang sedang dicuci. Pas aku nyupir, kok jalannya kijang ndut ndutan. Aku pikir, aku udah lama gak nyupir kijang. Makin lama, kok makin payah. Akhirnya aku telpon mz, ceritain kondisi kijang. Akhirnya mz bilang, coba gantian, skrg mz yang bawa. Eh betul, malah mogok. Langsung mz berputar arah, takut kijang makin mgok lagi. Jadilah posisi kijang dan avanza berseberangan di jalan raya pamulang menuju serpong

Setelah itu diputuskan, kijang akan diusahakan kembali ke rumah, karena takut lebih mogok lagi, Terjadilah perpindahan barang barang dan juga anak ke mobil avanza diseberang. Gile deh .. gotong2 tumpeng, tas tas bayi bahkan Raisa yang lagi bobok di carseat juga ikut nyebrang jalan.

Oke - kalau begitu aku lanjut kan perjalanan, sementara mz tukar mobil, kali ini yang dipakai mobil indigo (kita dapat 2 mobil pinjaman dari 2 kantor yang berbeda). Deg degan juga, tapi untung aja dua bocah semua tidur selama perjalanan. Telpon telponan tante rati, malah udahmau sampai. Ya udah deh, skenario harus segera diubah, jadi .. siapa yang duluan dateng itulah yangakan membuat surprise ke ibu dan bapak duluan.

Telpon ke wawan, malah lebih serem lagi, doi rupanya mengalami kecelakaan kecil yang berdampak besar. Jadinya ada motor yang jatuh tepat di depan mobilnya, tapi bukan karena kesalahan dia. Tapi orang orang pedagang diseitar situ yang gak tau jalan ceritanya, malah menyalahkan wawan, jadi sempat terjadi baku hantam ..wuih ..

Aku akhirnya sampai dengan selamat di pesing. Ibu rumahnya sudah terharu biru. Dia kaget karena lupa hari ini adalah 40th anniversary nya. Kalau Bapak malah ingat, jadi gak terlalu kaget waktu didatangi pakde dan tante om. Waktu tante dan pake datang ibu bilang ke Tante, waduk aku belum mandi, gak punya makanan. Kata tante. aku bawa makanan kok. Terus kata ibu, lha kalo gitu aku telpon wawan dan nining ya suruh kesini, karena makanan banyak. Kata tante: wawan dan Nining udah dalam perjalanan. Woalah .. pada bersekutu ya ..

Akhirnya wawan datang dan heboh bercerita tentang kejadian tadi. Badannya ada yang lebam karena habis berantem .. adek ku adek ku .. Gak lama mz datang, ini dia yang ditunggu unggu, karena kalau pembaca do'a belum datang, acara belum mau dimulai.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Tante Rati is the best.. really no doubt... Selain bawa segala pernak pernik makanan minuman, bahkan mike beserta speaker dan puisi kepada orangtua sudah dia siapkan. Love you mami Rati .. Acara berlangsung rada resmi, karena ada Mc profesional. Waktu ibu memberi sambutan, terharu banget, waktu aku suruh kasih sambutan, aku gak tahan nangis. Ada kesempatan juga Izza dan aku membacakan puisi bergantian..

Free Image Hosting

Kemudian acara potong tumpeng dan segala makanan buatan tante Ita dan tante Rati. Skaing penuhnya, bakso Solo bawaan wawan di baw apulang masih dalamkeadaan utuh dengan plastiknya ... and u know .. mantabs .. ini mah sup iga berkedok bakso ..

Free Image Hosting Free Image Hosting

Setelah itu ngobrol ngobrol, apalagi tambah seru ketika mbak endang dan keluarga telpong langsung dari Inggeris, jadi telpon hp ku dioper kesana kesini mengabsen yang datang.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Ya Allah ..muliakanlah orangtuaku, berilah mereka kedamaian dan kesehatan. Lindungilah mereka. Berikanlah petunjuk dan banyak kemudahan bagi mereka. Ampunilah dosa mereka. Segala puji dan syukur kami panjatkan pada Mu ya Allah atas segala kesempatan ini. Semoga kami adalah hamba hamba Mu yang kau ridhoi Amin.

|


September 24, 2009

Bogor Trip (2)

Sesuai rencana, pagi-pagi kami sudah sarapan dan kemas-kemas. Jam 8 sudah cabut dari hotel menuju SKI. Sengaja kami ambil jalan sedikit memutar lewat depan istana Bogor, sambil nunjukin rusa-rusa Kebon raya ke Izza & Raisa. Alhamdulillah, jam 8.45 kita sudah sampai di lokasi. Ternyata pengunjung sudah lumayan ramai, meskipun masih sangat leluasa untuk memilih tempat parkir. Kami pilih parkir dekat musolla dan foodcourt, karena lokasinya agak ke bawah.

Waah ternyata Raisa tidur, jadilah kami berbagi peran. Mama dan Raisa mencari tempat teduh, papa dan izza langsung menuju tempat Flying fox. Harga tiket flying fox 20.000/orang, baik untuk yang pendek maupun yang tinggi. Karena Izza merasa berani, maka diambil yang tinggi... Dan wush.... papa dan izza pun meluncur bersamaan.

Free Image Hosting

Selesai flying fox, target berikutnya adalah bola air. Kali ini mama dan izza yang terjun, papa nemani Raisa yang masih asik terlelap di strollernya. Setelah antri sekitar 10 menit, mama dan Izza mendapat giliran. Mereka masuk ke dalam bola yang dibuka salah satu sisinya, lalu ditiupkan oksigen. Setelah berbentuk bulat penuh, bola didorong ke air... dan... byurr.... bola tercebur. Mama dan Izza mencoba bangkit dan merangkak di dalam bola... Seru...!!!

Free Image Hosting Free Image Hosting

Dari bola air, kami menuju ke Trampolin. Di sini, hanya Izza sendiri yang main, karena memang tidak bisa partneran. Pas giliran Izza mau naik, Raisa bangun, dia bingung melihat kakaknya diikat dan di lempar ke atas, tapi sang kakak sangat menikmati suasanannya... waah... seru..!!!

Free Image Hosting Free Image Hosting

Setelah itu, kami beristirahat sejenak dan berjalan menuju lokasi danau yang terletak agak jauh ke dalam. Melewati pendopo di tengah kebun palem. Sambil duduk di bawah tenda, kami menikmati pemandangan di danau, melihat ikan koi berwarna warni, bergerombol mengikuti perahu yang hilir mudik. Luar biasa indahnya...

Free Image Hosting Free Image Hosting

Target berikutnya adalah Buggy Car. Sejenis mobil offroad kecil mengelilingi lapangan bermain yang berlumpur... kelihatannya seru, tapi sayangnya antriannya sangat panjang. Sementara hari sudah mulai panas.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Target pun berpindah, kali ini kami ke arena indoor di atas foodcourt. Ternyata di sana hanya arena bermain kecil untuk balita plus boom-boom car. Rupanya ini kesempatan buat Raisa untuk bermain. Di sini, Raisa naik kereta api ditemani Izza. Setelah kereta api muter-muter 15 menit, kami putuskan acara di SKI tuntas, karena hari sudah agak panas dan pengunjung terus bertambah.

Jam 11.30 kami keluar dari SKI dengan perut lapar dan hati senang. Untung sempat beli roti unyil dan ice cream durian. Target berikutnya adalah makan siang di Gumati Cafe.

Untuk sampai di Gumati Cafe, kami harus mengelilingi Kebun Raya Bogor melewati istana Bogor. Patokannya, setelah istana Bogor di sebelah kiri ada kantor pos, lalu belok kanan di Jl. Paledang.

Masuk ke dalam cafe, disambut dengan nuansa Bali. Semula kami langsung ambil tempat duduk di lantai 1. Pas ngelihat kebawah, ternyata di bawah ada tempat yang lebih asyik, maka kami pun pindah ke bawah. Lokasinya memang sangat bagus, kita bisa melihat kota Bogor, lengkap dengan perumahan yang tidak teratur dengan latar belakang Gunung Salak. Semilir angin yang sejuk ditambah suasana perut yang lapar karena habis bermain melengkapi suasana makan yang nyaman di Gumati. Walhasil, ikan Gurame bakar dan ulukutek leunca yang kita pesan habis dalam sekejap.

Sebelum kembali ke Rumah mami Rati dan Papi Hermawan untuk menjemput Eyang, kami sempat mampir di Apple Pie Jl. Pangrango untuk beli oleh-oleh, kali ini kami cukup membawa beberapa kotak clappertaart. Setelah itu baru ke Gunung Batu untuk sholat zuhur dan istirahat.

Jam 4.30 sore kami berangkat menuju Pamulang lewat jalur Semplak-Parung. Alhamdulillah, semua relatif lancar, sehingga jam 6 kami sudah tiba kembali di Pamulang.

by : emzet


video

video

|


Bogor Trip

Lebaran tahun 2009 ini, kami sekeluarga ngga pergi jauh-jauh dan juga ngga lama. Sasaran kami adalah Bogor. Semula pengen ke Bandung, Puncak atau Sukabumi, tetapi mempertimbangkan suasana libur lebaran dan waktu mudik yang cukup panjang, khawatir perjalanan jadi kurang memuaskan. Apalagi suasana di keluarga saat ini memang kurang memungkinkan untuk bepergian dalam jarak yang melebihi 2 jam perjalanan. Walhasil, Bogor menjadi tujuan.

Tujuan pertama adalah mengantarkan Eyang Putri dan Eyang Kakung-nya Izza & Raisa ke rumahnya Mami Rati dan Papi Hermawan. Lokasinya kebetulan ngga terlalu jauh dari kota Bogor. Jam 11.00 kami berangkat dari Pamulang dengan melewati rute Pamulang-Parung-Jl. Soleh Iskandar-Warung Jambu-Bogor Kota-Gunung Batu. Kebetulan jalanan lumayan lancar, kecuali di Parung yang memang selalu macet. Karena jalan santai, kami tiba di Gunung Batu jam 1 siang.

Di sana, sudah kami sudah ditunggu oleh keluar Papi Hermawan, Om Madi dan Om Yadi. Seperti biasa, mami Rati sudah menyiapkan berbagai macam makanan dan minuman yang mengundang selera. Tambahan lagi, tante Ita-nya Om Yadi juga ikut menyumbang Sup Shabu-shabu dan desert. Waah rasanya ngga mau berhenti kalo ngga sadar perut ini punya daya tampung terbatas. Walhasil, selesai makan, kami semua kelelahan dan merasa perlu istirahat.

Setelah istirahat sejenak, sekitar jam 3.00, kami berempat melanjutkan perjalanan. Kali ini punya tiga tujuan: cari penginapan, tempat wisata dan makan malam.

Tujuan pertama kami ke Jalan Pangrango. Katanya di situ banyak penginapan. Sesuai referensi dari website, kami membawa tiga alternatif alamat penginapan: Crawford lodge, Hotel Mirah, dan Wisam Gunung Gede. Pertama kami hubungi dan kunjungi Crawford Lodge, lalu ke Hotel Mirah, selanjutnya ke Hotel Pangrango 1. Setelah melihat beberapa tempat, kami merasa belum bisa memutuskan, padahal tadinya pengen cek-in langsung.

Akhirnya, diputuskan untuk survey ke lokasi wisata. Dari beberapa tempat yang dinominasikan, pilihan pertama jatuh ke SKI di Tajur. Alasannya adalah karena SKI lebih dekat dari pusat kota Bogor, lalu fasilitas bermainnya lumayan lengkap. Ternyata tidak terlalu sulit menemukan SKI, meskipun lokasinya tidak di dekat Jalan Raya.

Bagi yang mau berkunjung ke SKI, rutenya adalah Tol Jagorawi keluar di Bogor. Lalu belok kiri menyusuri Jalan Pajajaran. Dari Jl. Pajajaran belok kiri ke Jalan Durian Raya (ikuti petunjuk ke arah Katulampa). Setelah kira-kira 10 menit menyusuri Jalan Durian Raya, akan ketemu dengan SKI di sebelah kanan Jalan.

Sampe di sana... weleh...weleh... penuh sesak. Hampir saja ngga kebagian parkir. Kebetulan ada mobil yang keluar. Selebihnya, tak ada lagi tempat parkir yang tersisa. Ketika turun menuju arena permainan. Semuanya penuh sesak dan antri panjang. Ini artinya tempat ini memang sangat merakyat. So, sesuai rencana, kami hanya lihat-lihat arena bermain yang akan kita jelajahi besok. Setelah solat asar, dan Raisa selesai makan, kami pun keluar dan berjanji kembali lagi besok pagi jam 8.30 (sesuai jam buka).

Perjuangan berikutnya: mencari hotel. Hotel Mirah yang semula kita incer, ternyata penuh. Yang tersisa hanya kelas suite... Waah.. ngga lah ya. Setelah sempat mampir di Wisma Gunung Gede, yang ternyata hanya membolehkan satu kamar untuk dua orang (sementara kami berempat), pilihan terakhir jatuh ke Hotel Pangrango 1 di Jalan Pangrango. ALhamdulillah, ketika ditelpon, masih ada kamar standar yang tersisa.

Free Image Hosting Free Image Hosting

Setelah cek-in, mandi, solat maghrib, perjuangan berikutnya adalah mencari makan malam. Sebenarnya bisa aja sih makan malam di hotel. Tapi, masa sih udah di Jalan Pangrango Bogor, makannya di hotel, padahal di sekitar situ banyak lokasi makan yang yummy-yummy. Sebut saja Ali Baba, Macaroni Panggang, Kedai Kita, dan Cibiuk. Agak jauh dikit ada Gumati Cafe...

Ternyata oh ternyata... jam 8 malam, kebanyak restoran sudah kehabisan menu. Paling ngga itu yang kami alami ketika mau parkir di Ali Baba dan Kedai Kita. Belum lagi turun dari mobil, petugasnya sudah bilang: "maaf pak, menu kita sudah habis..."

Alhamdulillah, akhirnya kita menemukan tempat makan yang masih buka, cukup ramai dan makanannya masih tersedia: "Restoran Cibiuk" dengan ayam Bakakaknya. Awalnya kami curiga, kok restoran ini sepi sih... Ternyata, setelah menemukan tempat parkir dan menuju area lesehan yang ngga kelihatan dari luar nampaklah bahwa resto ini pun full. Lagi-lagi kami beruntung, masih ada satu tempat lesehan tersisa. Itu pun kelihatannya baru dibersihkan. jadilah malam itu, kami menikmati hidangan a la Cibiuk. Kesannya: Recomended...!! Baik dari segi rasa, pelayanan, maupun tempat.

To be continued.. Next... "Enjoying SKI"

|


September 19, 2009

Selamat Idul Fitri 1430 H

Free Image Hosting

Mohon Maaf Lahir dan Batin

1 Syawal 1430 H - Mesjid di Legoso depan Grand Puri Laras

|


About Us

A S S A L A M U A L A I K U M !
Free Image Hosting Free Image Hosting Free Image Hosting Free Image Hosting
We are Zuhdi-Nining family:
Papa Zuhdi, Mama Nining, Kakak Izza and 'dik Raisa.
We live in Vila Dago - Pamulang


Lilypie Kids birthday Ticker
Lilypie Second Birthday tickers
Daisypath Anniversary tickers




Shout Box

Free Image Hosting




Archives

March 2004
April 2004
May 2004
June 2004
July 2004
August 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
July 2006
August 2006
September 2006
October 2006
November 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
July 2007
August 2007
September 2007
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
April 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
December 2008
March 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009


Our Trips

Singapore (May - June 2005)
New York (May 2005)
Mont Royal Park (all year!)
Niagara Falls (Dec02)
Mont St-Gregoire, Sugar Sack (May03)
Montmorency Falls (June04)
Quebec City (June04)
Ottawa (July04)
Mont Saint Hilaire, Apple Pick (Sep04)
Mont Tremblant (Oct04)
Chicago (Oct04)
Tulip Festival, Ottawa (May05)
Upper Canada Village, Ontario (May05)
Mesjid Kubah Emas - Depok (Mar07)
Sukabumi (Apr07)
Ciwidey, Kawah Putih, Situ Patengan, Skbumi (Oct 07)


Montreal City Events

Old Montreal - Old Port
Saint Joseph's Oratory
Carrefour Laval
Fete des Neiges (Feb)
Montreal Highlight Festival (Feb)
Butterflies Go Free (March-Apr)
St Patrick Parade (mid March)
Musemum Day (June 1)
Saint Laurent Street Festival (Summer)
Grand Prix F1, Fire Works, Montreal Jazz Festival, Canada Day Parade, International Film Festival (June-July)
La Ferme Angringnon (Summer)
La Fete des Enfants (Aug)
Le Defile du Pere Noel (Nov)
Boxing Day (Dec 26)

Credits

Image hosted by Photobucket.com

MyShoutbox.com - Free Shoutbox!

Weblog Commenting and Trackback by HaloScan.com

Image Hosting

Image hosted by Photobucket.com


Maystar

BlogFam Community